Presiden Jokowi Apresiasi Terobosan Erick Thohir dalam Peningkatan Layanan Kesehatan Berstandar Internasional

Setiap tahun ada 2 juta warga Indonesia berobat keluar negeri. Akibatnya, Indonesia harus kehilangan devisa sekitar 97 triliun. Karena itu, Menteri BUMN Erick Thohir mendorong pengembangan pusat layanan kesehatan berstandar internasional di Bali demi memperkuat ketahanan kesehatan dan kemandirian Indonesia.

Pengembangan layanan kesehatan kelas dunia ini, diawali dengan pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali. Peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali tersebut, dilakukan oleh Presiden Jokowi pada Senin 27 Desember. Presiden Jokowi sangat mengapresiasi langkah Menteri BUMN Erick Thohir karena hal itu dapat meningkatkan ketahanan kesehatan dan kemandirian bangsa.

Menurut Presiden, setiap tahunnya ada kurang lebih dua juta masyarakat Indonesia yang pergi ke luar negeri untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. "Kita kehilangan Rp97 triliun karena itu," katanya.

Karena itu, Presiden mengapresiasi rencana pembangunan Rumah Sakit Internasional Bali yang telah digagas oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) beserta jajarannya tersebut.

Presiden juga berharap Bali akan menjadi destinasi wisata kesehatan yang nantinya akan meningkatkan wisatawan ke Pulau Bali. "Saya sangat mengapresiasi, menghargai dan kita harapkan nanti di pertengahan 2023 rumah sakit ini sudah selesai dan bisa operasional," ungkapnya.

Selain itu, Presiden juga ingin agar obat-obatan, bahan baku obat, hingga alat-alat kesehatan tidak lagi impor dari luar negeri. "Kita harus berhenti untuk mengimpor barang-barang itu lagi dan kita lakukan, kita produksi sendiri di negara kita," tandasnya.

Post a Comment

Previous Post Next Post