Penyelamatan Uang Nasabah Jiwasraya Dituntaskan, Erick Thohir Lanjutkan Bersih-bersih di BUMN



Upaya Menteri BUMN Erick Thohir dalam penyelamatan uang nasabah PT Asuransi Jiwasraya, akhirnya berhasil diwujudkan. Hal ini ditandai dengan pengalihan polis nasabah PT Asuransi Jiwasraya kepada PT Asuransi Jiwa IFG atau IFG Life.

Proses transfer nasabah tersebut dilakukan dengan penyerahan polis asuransi kepada para mantan nasabah Jiwasraya. Sehingga klaim pencairan uang para nasabah Jiwasraya yang mengalami gagal bayar, kini bisa dilakukan melalui PT Asuransi Jiwa IFG.

Menteri BUMN Erick Thohir ikut hadir menyaksikan proses penyerahan polis asuransi. Erick Thohir mengatakan, penyerahan polis ini merupakan bukti nyata kesungguhan pemerintah dalam penyelamatan polis nasabah Jiwasraya.

"Proses pengalihan polis dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Kami berharap para pemegang polis akhimya bisa bernapas lega dengan adanya kejelasan dari akhir proses restrukturisasi yang sudah dilakukan selama dua tahun ini," kata Menteri BUMN Erick Thohir.

Seperti diketahui, skandal maling berdasi di Jiwasraya sudah terjadi sejak tahun 2006 melalui rekasaya akutansi. Kasus maling berdasi ini terungkap setelah mengalami gagal bayar sekitar 12 triliun.

Ketika Erick Thohir diangkat menjadi Menteri BUMN, mau tak mau, harus melakukan penyelamatan uang nasabah dan menggiring para maling bedasi ke penjara. Hasilnya, enam maling berdasi di Jiwasraya telah divonis penjara seumur hidup, yakni Benny Tjokrosaputro, Heru Hidayat, Hary Prasetyo, Hendrisman Rahim, Syahmirwan dan Joko Hartomo Tirto.

Selain memenjarakan para maling berdasi, Erick Thohir juga melakukan restrukturisasi dan pengalihan polis guna penyelamatan uang nasabah Jiwasraya. Erick Thohir menegaskan, proses penyelamatan uang nasabah Jiwasraya ini berlangsung transparan dan perlu waktu panjang.

Erick Thohir menegaskan, selain menuntaskan kasus maling berdasi di Asabri dan Jiwasraya, Kementerian BUMN akan terus melakukan bersih-bersih para perampok dana BUMN. Kali ini, giliran para maling dana pensiun yang dibidik Erick Thohir.

Post a Comment

Previous Post Next Post