Dokter Tirta Bongkar Borok Dokter Lois: Bukan Anggota IDI dan STR Tak Aktif


Dokter Lois Owien bikin heboh. Dokter perempuan ini jadi perhatian setelah mengeluarkan penyataan soal ketidakpercayaanya terhadap Covid-19. Bahkan, dia menyebut kematian pasien Covid-19 bukan akibat virus tapi karena sebab lain. Namun sosok dokter perempuan itu akhirnya dibongkar oleh dr Tirta Mandira Hudhi. Menurutnya, dokter Lois ternyata bukan anggota Ikatan Dokter Indonesia.

Dokter Tirta mengatakan, saat ini Majelis Kehormatan Etik Kedokteran telah memanggil Dokter Lois untuk dimintai keterangan terkait penyataannya yang kontroversial itu. Karena itu, dokter Tirta meminta masyarakat tidak menyebarkan pernyataan kontroversial dr Lois.

Dokter Tirta juga mengatakan bahwa surat tanda registrasi (STR) milik dr Lois sudah tidak aktif sejak 2017. Surat tanda registrasi (STR) ini merupakan bukti tertulis yang diberikan oleh pemerintah kepada tenaga kesehatan. "Status dokternya dipertanyakan. STR beliau tidak aktif sejak 2017," ungkap dr Tirta.

Selain itu, dr Lois disebut tidak sedang menangani pasien pandemi covid-19. "Ibu Lois tidak menangani pasien pandemi. Baik menjadi relawan ataupun praktek," imbuhnya.

Tak hanya itu, dr Tirta juga mengungkapkan bahwa dr Lois menghina dan menggunakan kata kotor kepada dokter lainnya. "Ibu Lois sudah mendapatkan dokumentasi diberbagai laman media sosialnya sebelum dihapus kedapatan menghina dan memaki, menggunakan kata kotor dan kasar kepada beberapa dokter," tuturnya.

Dokter Tirta menyebutkan bahwa dr Lois telah memaki para dokter lainnya. Selain itu, dr Lois juga menantang IDI Pusat untuk mengajak debat ilmiah.

Sebelumnya, dr Lois menjadi bintang tamu dalam acara talk show yang diunggah di kanal Youtube Hotman Paris Official, Jumat (9/7/2021). Saat Hotman Paris mengajukan pertanyaan tentang pendapat dr. Lois soal Covid-19, ia dengan lantang menjawab tak percaya sama sekali. "Pertanyaan saya yang pertama, ibu sebagai dokter percaya nggak ada Corona?" tanya Hotman.

Dia pun mengaku tidak percaya corona. Ia menjelaskan bahwa penyebab kematian korban bukan karena virus corona melainkan interaksi antar obat. "Interaksi antar obat. Pak kalau misalnya buka data di rumah sakit, itu pemberian obatnya lebih dari 6 macam," jelas dr Lois.

Selanjutnya, saat ditanya mengenai penyebab ribuan orang datang ke rumah sakit, dr Lois menjawab bahwa hal itu karena stres. "Jadi ada karena penurunan imunitas, satu karena stres bisa," ungkapnya.

Sontak, pernyataan dr Lois itu menjadi perdebatan. Hotman dan Melaney juga menilai pernyataan dr. Lois tak masuk akal hingga suasana pun menjadi semakin tegang karena perdebatan itu.

Bukan hanya di Youtube, video tersebut juga viral hingga media sosial lain seperti Tiktok dan Instagram. Beberapa warganet tampak mendukung dr. Lois sedangkan sebagian lainnya mengecam.

Post a Comment

Previous Post Next Post