Teroris TPNPB OPM Ancam Bakar Semua Fasilitas Kota dan Usir Pendatang Papua, Anehnya Pegiat HAM Membisu

 

Kelompok teroris yang menamakan diri TPNPB OPM mengancam akan melakukan pembakaran seluruh fasilitas umum di kawasan Intan Jaya, Ndugama dan Puncak Papua. Ancaman itu dipaprkan oleh Juru Bicara TPNPB OPM Sebby Sambom, dalam video yang direkam pada 6 Juni 2021.

Sebelum menyebar video ancaman ini, kelompok teroris TPNPB OPM telah menembak mati sejumlah warga sipil tak berdosa serta membakar fasilitas umum dan pesawat di Bandara Aminggaru, Kabupaten Puncak, pada awal Juni 2021.

Berdasar data Tim Gugus Tugas Papua UGM Yogyakarta, sejak tahun 2010 hingga April 2021 tercatat sebanyak 299 kasus kekerasan di Papua. Kekerasan ini mengakibatkan 395 orang tewas dan 1.579 orang terluka. Sebagian besar pelaku kekerasan di Papua adalah KKB atau kelompok teroris yang menamakan diri TPNPB OPM. Mereka kerap melakukan teror, merampok, dan tak segan-segan menembak warga sipil dengan senjata api, senjata panah, maupun bacokan senjata tajam.

Aksi biadab kembali ditunjukkan kelompok teroris TPNPB OPM pada 3 Juni 2021. Buruh bangunan asal NTT benama Habel Halenti tewas ditembak teroris TPNPB OPM saat dalam perjalanan pulang di Kampung Eromaga Distrik Omukia Kabupten Puncak.

Saat dihadang kelompok teroris TPNPB OPM, Habel Halenti berteriak minta ampun tapi tetap ditembak hingga tewas. Kelompok teroris TPNPB OPM ini kemudian membakar fasilitas umum dan pesawat di Bandara Aminggaru.

Fasilitas yang dibakar kelompok teroris TPNPB OPM pimpinan Lekagak Telenggen itu antara lain Tower Air Traffic Controller milik Air Nav, ruang tunggu bandara Aminggaru, 3 rumah dinas karyawan bandara dan satu rumah warga.

Mendapat laporan ini, Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia langsung memimpin pasukan TNI Polri menuju ke lokasi kejadian hingga terjadi baku tembak. Dalam insiden ini tiga warga meninggal yakni Patianus Kogoya, Petena Murib, dan Nelius Kogoya. Sedangkan korban luka-luka adalah Mandis Murib, Lesminus Murib, dan Jelemina Wanimbo.

Setelah baku tembak dengan TNI-Polri, kelompok teroris TPNPB OPM pimpinan Lekagak Telenggen kembali kabur ke hutan. Namun Juru Bicara TPNPB OPM Sebby Sambom kembali menyebar ancaman teror akan membakar seluruh fasilitas umum di kota-kota wilayah Papua. Selain itu, teroris TPNPB OPM juga meminta warga pendatang agar segera pergi dari Papua.

Anehnya, Komnas HAM dan para pegiat HAM tidak ada yang membela warga sipil yang jadi korban teror dari kelompok teroris TPNPB OPM. Para pegiat HAM tidak lebih dari para pengkhianat bangsa yang mengeruk uang dolar dari LSM asing.


Post a Comment

Previous Post Next Post