Tank Boat Antasena Produksi Pindad Lulus Uji: Bisa Diandalkan Jaga Kedaulatan NKRI

 

Dorongan Presiden Joko Widodo dalam memperkuat Alat Utama Sistem Senjata atau Alutsista produksi dalam negeri, dijawab dengan baik oleh PT Pindad. Setelah berhasi memperoduksi sejumlah alutsista, PT Pindad kini berhasil memproduksi tank laut berlabel Tank Boat Antasena.

Tank Boat Antasena ini telah berhasil lulus uji setelah melewati serangkaian uji coba dari dermaga Banyuwangi ke perairan Paiton, Jawa Timur. Selain berhasil melaksanakan uji tembak kanon 30 mm dan 2 senapan mesin 12,7 mm, Tank Boat Antasena juga berhasil uji jelajah laut dengan total jarak tempuh 170 Nautical mile atau 314,84 kilometer.

Pengujian Tank Boat Antasena ini disaksikan langusng oleh Dirjen Pothan Kemhan Mayjen TNI Dadang Hendrayudha, Dirtekindhan Ditjen Pothan Laksma TNI Sri Yanto, dan Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose.

Dalam rilisnya PT Pindad menyatakan, Tank Boat Antasena punya kemampuan mengangkut 60 orang personil dan 5 orang kru. Kecepatan maksimum Tank Boat Antasena mencapai 40 knot atau 74,08 kilometer per jam. Daya jelajah lautnya mencapai 600 Nautical mile atau 1.111,2 kilometer.

Kemampuan tempur Tank Boat Antasena cukup kuat karena dilengkapi senjata utama RCWS kanon kaliber 30 mm dan 2 senapan mesin 12,7 mm. Karena itu, Tank Boat ini bisa diandalkan untuk menjaga kedaulatan dan mempertahankan wilayah perairan NKRI. Tank Boat diharapkan dapat mendukung TNI  dalam melakukan operasi rawa, laut, sungai dan pantai serta tugas penjagaan laut dan pantai (Sea and Coast Guard).

Tank Boat merupakan program Kementerian Pertahanan RI yang dilaksanakan oleh konsorsium dimana PT Pindad (Persero) menjadi lead integrator bekerjasama dengan PT Lundin Industry Invest, PT Len Industri (Persero), dan PT Hariff.

Post a Comment

Previous Post Next Post