Pendiri OPM Nick Messet Tegaskan Negara Pasific Kutuk KKB: Gerakannya Tak Manusiawi, Beda dengan OPM 1965

 

Serangkaian aksi teror yang dilakukan kelompok teroris TPNPB OPM atau yang lebih dikenal dengan sebutan KKB, dinilai sudah di luar batas kemanusiaan. Sebab, kelompok teroris TPNPB OPM yang dikenal dengan sebutan KKB tersebut, tega membunuh orang-orang tak berdosa, seperti guru, para pelajar, tenaga medis, tukang ojek dan warga sipil lainnya.

Tokoh pendiri Organisasi Papua Merdeka atau OPM Nick Messet menilai, tindakan KKB sudah di luar batas kemanusiaan karena warga sipil banyak yang dibunuh. Mantan Menteri Luar Negeri OPM itu mengatakan, gerakan kekerasan yang dilakukan KKB sangat berbeda dengan gerakan OPM yang didirikannya pada tahun 1965 lalu. Gerakan KKB saat ini dinilai tidak masuk akal dan sudah di luar batas kemanusiaan.

Karena itu, Nick Messet sangat setuju KKB disebut sebagai kelompok teroris yang harus ditindak tegas untuk memberikan perlindungan kepada warga sipil di Papua. Menurut Nick Messet, OPM yang dibentuk tahun 1965 lalu hanya melakukan penyanderaan saja dan tidak pernah melakukan pembunuhan keji terhadap warga tak berdosa seperti yang dilakukan KKB saat ini.

Nick Messet mengatakan, gerakan KKB saat ini hanya dilakukan untuk kepentingan kelompok sempit dari orang-orang di pegunungan. Sementara para tokoh gerakan OPM pada tahun 1965 lalu kini sudah sadar dan kembali mendukung NKRI untuk melakukan pembangunan.

Banyaknya warga sipil Papua yang dibunuh oleh KKB sangat disayangkan oleh Nick Messet. Bahkan, negara-negara di Pasific kini mengutuk gerakan KKB karena dinilai sebagai gerakan teroris. Menurut Nick Messet, dari 18 negara di kawasan Pasific kini sudah tidak ada yang mendukung KKB, termasuk Vanuatu.

Post a Comment

Previous Post Next Post