Pemaki Polisi Sukabumi Akhirnya Minta Maaf: Ini Penjelasan Kapolres Sukabumi

 

Penumpang mobil plat B-1364-URW yang memaki polisi di pos penyekatan Sukabumi-Bogor daerah Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, akhirnya terciduk dan menyampaikan permintaan maaf. Penumpang mobil plat B-1364-URW itu ternyata bernama Raminto dan Hesti warga Bekasi Selatan.

Setelah videonya yang memaki polisi jadi viral, Raminto dan Hesti datang ke Mapolres Sukabumi pada Minggu 16 Mei 2021. Keduanya mengaku salah dan meminta maaf kepada polisi yang mereka marahi di pos penyekatan Sukabumi-Bogor pada 15 Mei 2021. Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengatakan, kedatangan Raminto dan Hesti ke Mapolres Sukabumi adalah atas inisiatif sendiri.

Sebelumnya, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea mendesak Kapolri dan Kapolda Jawa Barat untuk menangkap perempuan berhijab yang mencaci-maki polisi di pos penyekatan Sukabumi-Bogor.  Menurut Hotman Paris, polisi yang berjaga di pos penyekatan tersebut untuk menyelamatkan bangsa ini dari ancaman penyebaran virus corona. Tapi kenapa Ibu itu mengucapkan kata kata itu ke petugas? ujar Hotman Paris.
.
Dari hasil pemeriksaan penyidik, apa yang telah dilakukan Hesti mengandung unsur melawan hukum, yakni melanggar undang-undang nomor 4 tahun 1984 dan pasal 216 KUHP karena tidak menuruti perintah undang-undang. Namun Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif mengapresiasi itikad baik Hesti dan bapak Raminto yang datang meminta maaf.

Apa reaksi polisi terhadap permintaan maaf dari pemaki polisi tersebut? Berikut penjelasan lengkap Kapolres Sukabumi AKBP M Lukman Syarif dalam video di bawah:

Post a Comment

Previous Post Next Post