Komnas HAM Temui Presiden Jokowi, Bukti Perjuangan HAM Bukan Omong Kosong


Beredarnya propaganda tentang isu HAM tak goyahkan upaya penegakkan hukum dan HAM yang dilakukan pemerintah Indonesia di wilayah timur Indonesia. Bahkan, sebagai negara demokrasi terbesar, Indonesia terbukti menjamin keberadaan 65 NGO dan 51 media lokal yang bertindak sebagai partner pemerintah dalam penegakan HAM di Papua.


Pertemuan Komnas HAM dengan Presiden Jokowi (16/11) menjelang hari HAM (10/12) yang disertai penyerahan laporan rangkaian kejahatan di Intan Jaya, setidaknya juga menjadi bukti bahwa penegakan HAM di Papua bukan hanya omong kosong. Tak hanya itu, pertemuan ini juga membahas rencana dialog damai untuk menyelesaikan konflik di Papua yang dipicu oleh kelompok separatis hanya demi mendapatkan aliran dana dari luar negeri.


Meski banyak tantangan, komitmen indonesia untuk penegakan HAM di Papua tetap kuat. Terbukti dengan dukungan Presiden Jokowi untuk dialog damai demi terciptanya suasana yang kondusif di Papua melalui kolaborasi Komnas HAM, pihak pemerintah, dan tokoh-tokoh di Papua.


Bukan rencana belaka, dialog damai sudah mulai dilakukan seperti yang dilakukan oleh pihak keuskupan Papua dengan Menko Polhukam Mahfud MD (1/11). Dialog damai sangat penting untuk meredam konflik dan mengakhiri kekerasan di Papua, dan menjadi bukti bahwa penegakan hukum dan HAM di Papua dilakukan secara serius, tidak seperti yang dipropagandakan beberapa pihak. 



Post a Comment

Previous Post Next Post