Warga Ngamuk Singkirkan Pembatas Jalan di Wonosobo

Sebuah video menunjukkan aksi seorang pria di Wonosobo, yang membongkar pembatas jalan jalur mudik di tengah aturan PSSB Virus Corona.

Meski aksi tersebut disaksikan oleh beberapa anggota polisi, ia tetap terus menerus membongkar pembatas jalan tersebut sambil mengomel.

Pria yang mengenakan baju hitam tersebut tampak marah lantaran menganggap Hari Raya Idulfitri tak seharusnya dilakukan pembatasan jalan.

Dikutip dari akun Instagram @ndorobeii Minggu (24/5/2020), dalam video yang dibagikan, tampak pria tersebut menggeser satu per satu pembatas jalan yang menutup seluruh jalan di Wonosobo, Jawa Tengah.

Menggeser satu per satu pembatas yang dibuat kepolisian, ia juga berteriak bahwa seharusnya hari raya semua orang diberikan kebebasan."Ini hari raya Idulfitri, hari kebebasan, hari kesenangan, carane ora kayak ngene (caranya tidak seperti ini)," terangnya.

Meski banyak anggota polisi yang berusaha melerai, ia terus berkali-kali mengungkapkan kekesalannya. "Manusia gaweane Allah, tanpa Allah ora bisa (manusia diciptakan Allah, tanpa Allah tidak bisa)," katanya.

Terakhir, ia juga masih menyebut bahwa hari itu adalah hari kebebasan dan hari kemenangan. "Ini hari kemenangan hari kebebasan," ucapnya menerus.

Sementara itu, dikutip dari akun Instagram @humsapolreswonosobo, Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Iskandar Fitriana Sutisna menjelaskan bahwa kejadian tersebut memang benar terjadi di Wonosobo.

Namun ia menjelaskan bahwa pria tersebur telah diingatkan berkali-kali oleh petugas kepolisian.

Hanya saja ia terus emosi dan tak mau mendengarkan ucapan dari petugas. "Yang bersangkutan ini sudah berkali-kali diingatkan petugas, tapi yang bersangkutan tetap tidak mau," terangnya.

#DiRumahSaja


Previous Post Next Post