Gile, Habib Rehan Al Qadri Tentang Imbauan Ibadah di Rumah, Malah Nantang Polisi dan Virus Corona

Sudah berulangkali pemerintah Indonesia mengimbau semua umat beragama agar melakukan ibadah di rumah guna mencegah penebaran virus corona (Covid-19). Faktanya, para Jamaah Tabligh tetap ngotot melakukan pertemuan dengan menghadirkan banyak orang, seperti yang terjadi di Masjid Kebon Jeruk Jakarta, di Gowa Sulawesi Selatan, maupun Jamaah Tabligh di Masjid Al Muttaqien Jakarta Utara.

Dampaknya, para jamaah berada di Masjid Kebon Jeruk Jakarta, Jamaah Tabligh di Gowa Sulawesi Selatan, maupun Jamaah Tabligh di Masjid Al Muttaqien Jakarta Utara, terbukti banyak yang positif Covid-19. Meski begitu, ada saja ustadz yang tetap ngotot menentang imauan ibadah di rumah. Salah satunya adalah Habib Rehan Al Qadri, seperti yang tampak dalam video di bawah.

# #
Pertanyaanna, siapakah para pengikut Jamaah Tabligh tersebut hingga enggan menuruti imbauan ibadah di rumah?

Konon, aktivitas mereka mengikuti Jamaah Tabligh dari India yang didirikan oleh Muhammad Ilyas Al-Kandhlawi. Bahkan, pengikut Jamaah Tabligh dari India ini tersebar di Asia Selatan dan Asia Tenggara. Ketika wabah virus corona jadi pandemi global, mereka tetap ngotot melakukan pertemuan  Jamaah Tabligh massal seperti yang terjadi di New Delhi India dan Masjid Seri Petaling Jaya Malaysia.

Dampaknya, para peserta Jamaah Tabligh di New Delhi India dan Masjid Seri Petaling Jaya Malaysia itu sama-sama menjadi kluster penebar virus corona ke erbaga inegara. Belakangan, Pimpinan Jamaah Tabligh di India akhirna didakwa polisi India dengan pasal pembunuhan karena dinilai berperan atas penearan virus corona di India.

Sejarah Jamaah Tabligh dari India
Pendiri : Muhammad Ilyas Al-Kandhlawi
Tempat Berdiri : Mewat India
Tahun Berdiri : 1927
Sekte : Islam Sunni Puritan Deobandi
Madzhab : Hanafi
Populasi : kurang lebih 100 juta anggota
Prinsip : Dakwah Global Non Politis
Pusat : Perkampungan Nidzamuddin, Delhi, India

Ciri Khas : Khuruj (Perjalanan Dakwah) dan Ijtima' (Pertemuan Tahunan), Tasawuf, menghindari khilafiyah, Fadhailul Amal, transnasionalis bukan nasionalis, Penampilan mirip Salafi Wahabi,

Keterlibatan politik : Usaha Kudeta Militer Pakistan 1995, Harakat ul Mujahideen (kelompok garis keras Pakistan), Taliban Afghanistan, Sosialisasi Cawapres Jusuf Kalla 2009, sosialisasi Capres Prabowo Subianto 2019.

Pusat di Indonesia : Masjid Jami' Kebon Jeruk  Jakarta (Kubu Cecep Firadaus Genk Syekh Saad India) dan Masjid Al-Muttaqien Ancol Jakarta (Kubu Muslihuddin Jafar Genk Syura Alami India)

Ponpes Terbesar : Ponpes Al-Fattah Temboro Magetan, PP Al-Mukhlasin Payaman Magelang, Ponpes Sirajul Mukhlasin Secang Magelang.

Tokoh Terkenal : Anton Bachrul Alam dan Tengku Zulkarnaen
Plus : bang Derry Sulaeman dan beberapa musisi hijrah lainnya.
Previous Post Next Post